Semangat Ubhara Fun Run 2026
SURABAYA, FileNews.id - Pagi Minggu (26/7) di Kampus Universitas Bhayangkara Surabaya berubah jadi arena semangat: ratusan pelari berbaur dalam warna hijau-kuning, menyemut sejak subuh untuk mengikuti Ubhara Fun Run 2026. Ajang 5K yang digelar dalam rangka Dies Natalis ke-44 kampus ini menarik peserta dari kalangan mahasiswa, komunitas lari, dan warga umum.
Sejak pukul 06.00 WIB halaman utama kampus dipenuhi antrean untuk registrasi ulang dan pengambilan race pack. Suasana hangat dan riuh tepuk tangan mengiringi pembukaan singkat oleh pembawa acara, yang segera dilanjutkan pemanasan terpimpin oleh instruktur profesional — persiapan wajib agar pelari menghadapi rute dengan kondisi tubuh prima.
Ketua panitia, M. Zaini, menegaskan tujuan acara bukan sekadar lomba. "Harapan kami melalui acara seperti ini kita ingin menambah antusias teman-teman dalam melakukan kegiatan-kegiatan positif," ujarnya, lalu mengajak peserta meneriakkan jargon bersama: "Ubhara Run!" yang langsung dijawab kompak, "Salam Sehat!"
Rektor Ubhara, Irjen Pol (Purn) Dr. Anton Setiadji, S.H., M.H., memberi apresiasi atas inisiatif mahasiswa. Dalam sambutan singkatnya ia menyebut kegiatan ini sebagai bagian penting rangkaian Dies Natalis ke-44 dan upaya kampus mendorong gaya hidup sehat.
"Saya mengapresiasi inisiatif mahasiswa dan berharap pelaksanaan berjalan baik serta membawa kesehatan bagi kita semua," tuturnya.
Sebelum pelepasan, Race Director memimpin technical briefing bagi 172 pelari, menjabarkan rute, lokasi water station, posisi marshal, dan prosedur keselamatan. Panitia memastikan kesiapan medis dan logistik: ambulans standby, water station pada titik 2,5 km di sekitar Perumahan Sentral Ahmad Yani Regency, serta petugas di setiap tikungan agar peserta tidak tersesat. Panitia juga menetapkan cut-off time satu jam; peserta yang menyelesaikan dalam batas waktu itu berhak medali finisher.
Flag-off pada pukul 06.50 WIB menandai puncak antisipasi. Dengan pengawalan Race Marshal, tim media, dan dukungan Polrestabes Surabaya, peserta melaju mengelilingi area kampus dan permukiman sekitar. Sorakan penonton, bunyi klakson semangat, dan koordinasi tim lapangan membentuk atmosfir kompetitif namun bersahabat sepanjang rute.
Momen finis paling menyita perhatian ketika pelari tercepat melintasi garis: Muhammad Al Akbar, pelajar SMP asal Krian, Sidoarjo, yang menyelesaikan 5 km dalam 21 menit. Kepada wartawan, Al Akbar, 14 tahun, hanya memberi jawaban singkat namun penuh semangat: "Semangat dan terus berjuang meraih prestasi." Ia menambahkan persiapannya mengikuti program latihan di KONI serta klub triathlon di Sidoarjo.
Setelah lomba, panitia mengalihkan energi peserta ke area hiburan. Rangkaian acara menampilkan ice breaker untuk dokumentasi reels, penampilan UKM Musik Ubhara Surabaya, serta permainan interaktif seperti kuis cepat dan wheel spin yang membagikan doorprize. Puncak acara diisi pengundian doorprize utama dan foto bersama pemenang, mengakhiri pagi dengan suasana gembira.
Penutupan resmi berlangsung sekitar 08.50–09.00 WIB dengan ucapan terima kasih kepada sponsor, mitra, panitia, dan peserta. Panitia berharap Ubhara Fun Run menjadi agenda tahunan yang terus mendorong budaya sehat dan mempererat hubungan kampus dengan masyarakat sekitar.
Gelaran tahun ini mempertegas peran kampus sebagai ruang sosial yang dinamis: bukan hanya pusat akademik, tetapi juga panggung bagi kegiatan kebugaran dan komunitas, di mana pelajar SMP sekalipun dapat berdiri berdampingan dengan warga dan mahasiswa, berlari bersama dalam semangat kebersamaan dan kesehatan.
(Rophy Pareno)


