Belajar Mencintai Lingkungan Lewat Aksi, Bukan Sekadar Teori
SIDOARJO, filenews.id - Suasana halaman hingga ruang kelas SDN Pepelegi 1 pada hari ketiga Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Rabu (15/7/2026).
dipenuhi semangat dan antusiasme siswa. Sejak pagi, ratusan peserta didik mengikuti rangkaian kegiatan yang tidak hanya membangun kebugaran fisik, tetapi juga menanamkan kepedulian terhadap lingkungan melalui pengalaman belajar yang menyenangkan.
Kegiatan diawali dengan senam bersama dan pembiasaan pagi di halaman sekolah. Senyum dan semangat para siswa mewarnai setiap gerakan, menciptakan suasana hangat yang menjadi awal positif sebelum memasuki sesi pembelajaran.
Memasuki kegiatan inti, SDN Pepelegi 1 bekerja sama dengan Mutiara Rindang Indonesia menghadirkan sosialisasi bertajuk "Kepedulian Lingkungan Sejak Dini". Edukasi dikemas secara interaktif melalui diskusi, tanya jawab, permainan edukatif, hingga praktik langsung memilah sampah sesuai jenisnya.
Alih-alih hanya mendengarkan materi, para siswa diajak memahami pentingnya menjaga bumi melalui aktivitas yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Mereka belajar mengenali perbedaan sampah organik, anorganik, dan residu, sekaligus mempraktikkan cara membuang sampah pada tempat yang tepat.
Keceriaan terlihat ketika para siswa berebut mengangkat tangan untuk menjawab pertanyaan dari narasumber. Sorak-sorai memenuhi ruangan setiap kali peserta berhasil menjawab dengan benar.
Antusiasme itu menunjukkan bahwa pendidikan lingkungan akan lebih mudah diterima ketika disampaikan melalui pendekatan yang menyenangkan dan melibatkan anak secara aktif.
Selain edukasi lingkungan, siswa juga mengikuti pengisian survei lingkungan belajar sebagai bagian dari upaya sekolah membangun budaya belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan latihan membuat yel-yel di kelas masing-masing yang akan ditampilkan pada penutupan MPLS.
Di sela kegiatan, beberapa siswa mendapat kesempatan menjadi pewawancara dan berbicara di depan teman-temannya.
Aktivitas tersebut menjadi ruang untuk melatih keberanian, kemampuan berkomunikasi, serta rasa percaya diri sejak dini.
Kolaborasi antara sekolah dan Mutiara Rindang Indonesia menjadi bukti bahwa pendidikan karakter dapat diwujudkan melalui sinergi berbagai pihak. Nilai-nilai kepedulian lingkungan tidak hanya disampaikan sebagai materi pembelajaran, tetapi ditanamkan melalui pengalaman nyata yang diharapkan menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
Hari ketiga MPLS di SDN Pepelegi 1 pun menjadi lebih dari sekadar rangkaian agenda orientasi. Ia menjadi momentum bagi para peserta didik untuk memahami bahwa mencintai lingkungan dimulai dari tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten.
Sejalan dengan semangat yang terus digaungkan sekolah, "Pelan tidak masalah, yang terpenting tidak berhenti. Sebab tujuan bukan tentang siapa yang paling cepat, melainkan siapa yang tetap konsisten melangkah." Dengan semangat #PesatBerkarya, SDN Pepelegi 1 terus berkomitmen membentuk generasi yang cerdas, peduli lingkungan, berkarakter, dan siap berkarya bagi masa depan.
(Rophy Pareno)


