Dukungan Masyarakat Mewarnai MPLS 90 Siswa SMP Wijaya Putra 2026
SURABAYA, FileNews.id – Hari pertama sekolah terasa berbeda bagi 90 siswa baru SMP Wijaya Putra Surabaya. Selama 5 hari, mulai Senin 13 Juli hingga Jumat 17 Juli 2026, mereka mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah ( MPLS ) dengan semangat tinggi.
Bukan sekadar tur keliling kelas, MPLS tahun ini kembali mengusung misi utama: menanamkan budaya sekolah, disiplin, dan nilai karakter sejak awal.
" Tahun ini ada 90 siswa baru yang ikut MPLS. Agendanya program rutin kami untuk memperkenalkan budaya Wijaya Putra," ujar Kepala SMP Wijaya Putra Surabaya, Roto Kirono, di sela kegiatan, Rabu ( 15/7/2026 ).
Ia menegaskan fokus MPLS 2026 tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya. Tiga hal yang terus ditekankan: mengenal lingkungan, membangun kedisiplinan, dan menumbuhkan rasa bangga menjadi keluarga besar Wijaya Putra.
Kenalkan Budaya RAMA Sejak Dini
Salah satu materi yang paling menarik perhatian siswa adalah pengenalan budaya RAMA. Budaya ini menjadi fondasi karakter siswa WP: disiplin, bertanggung jawab, saling menghormati, dan menjunjung kebersamaan.
Lewat simulasi, diskusi, dan kegiatan lapangan, siswa baru diajak mempraktikkan nilai-nilai itu langsung, bukan hanya dihafal.
Dukungan Penuh dari Kelurahan dan OSIS
MPLS kali ini juga terasa spesial karena mendapat dukungan dari masyarakat sekitar. Hadir memberikan motivasi Kasie Kesra Kelurahan Babat Jerawat Artiniwati, S.M., Staf Kelurahan Tutik Rahayu, serta Projopati Kelurahan Riyan. Para pejuang veteran pun turut hadir membagikan wawasan kebangsaan dan semangat nasionalisme kepada siswa.
Di barisan depan pendampingan, ada Ketua OSIS Naura bersama pengurus OSIS kelas IX. Mereka yang paling akrab mengajak adik-adik kelasnya mengenal 12 ekstrakurikuler yang ada di sekolah. Dari olahraga, seni, hingga kegiatan ilmiah — semua diperkenalkan agar siswa bisa langsung menemukan bakat dan minatnya.
Harapan: Lahirkan Generasi Berkarakter dan Berprestasi
Rangkaian MPLS ini dirancang agar siswa baru tak hanya "hafal nama guru dan letak kantin". Lebih dari itu, mereka diajak memahami arti disiplin, kepemimpinan, cinta tanah air, dan semangat berprestasi.
"Kami berharap anak-anak bisa cepat beradaptasi, belajar dengan semangat, dan kelak menjadi generasi yang berkarakter, berprestasi, serta mengharumkan nama SMP Wijaya Putra Surabaya," pungkas Roto Kirono.
Dengan semangat baru di awal tahun ajaran ini, 90 siswa baru Wijaya Putra siap memulai perjalanan mereka. Bukan hanya sebagai pelajar, tapi sebagai bagian dari budaya RAMA.
(B.Eka)


